Created by : Dina Habibah Kurniati

Pengertian, Arti
dan Fungsi TCP / IP, TCP / IPadalah
salah satu perangkat lunak jaringan komputer (networking software) yang
terdapat dalam sistem, dan dipergunakan dalam komunikasi data dalam local area
network (LAN) maupun Internet.
TCP singkatan dari Transmission
Control Protocol dan IP singkatan dari Internet
Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan
satu sama lain dalam komunikasi data.
TCP/IP saat ini
dipergunakan dalam banyak jaringan komputer lokal (LAN) yang terhubung ke
Internet, karena memiliki sifat:
- Merupakan protokol
standar yang terbuka, gratis dan dikembangkan terpisah dari perangkat
keras komputer tertentu. Karena itu protokol ini banyak didukung oleh
vendor perangkat keras, sehingga TCP/IP merupakan pemersatu perangkat
keras komputer yang beragam merk begitu juga sebagai pemersatu berbagai
perangkat lunak yang beragam merk sehingga walau memakai perangkat keras
dan perangkat lunak komputer yang berlainan, komputer dan komputer lainnya
dapat berkomunikasi data melalui Internet.
- Berdiri sendiri
dari perangkat keras jaringan apapun. Sifat ini memungkinkan TCP/IP bergabung dengan banyak
jaringan komputer. TCP/IP bisa beroperasi melalui sebuah Ethernet, sebuah
saluran dial-up, dan secara virtual melalui berbagai media fisik transmisi
data.
- Bisa dijadikan
alamat umum sehingga tiap
perangkat yang memakai TCP/IP akan memiliki sebuah alamat unik dalam
sebuah jaringan komputer lokal, atau dalam jaringan kumputer global
seperti Internet.
1. Format IP :
Sebuah alamat IP berisi
satu bagian network dan satu bagian host, tetapi formatnya tidak sama pada
setiap alamat IP. Sejumlah bit alamat dipakai disini untuk mengidentifikasi
network, dan angka dipakai untuk mengidentifikasi host, dan beragam kelas
alamat IP. Ada tiga kelas utama alamat IP yaitu kelas A, B dan C.
2. Ketentuan kelas alamat IP :
- Jika bit pertama
dari sebuah alamat IP adalah angka 0, ini menunjukan network kelas A. Tujuh bit
berikutnya menunjukan identitas network, dan 24 bit terakhir menunjukan
identitas host. Ada 128 buah network kelas , tapi didalam setiap kelas A
bisa terdapat jutaan host.
- Jika bit pertama
dari dua angka alamat IP adalah 10, ini menunjukan alamat IP network kelas
B.Angka Bit pertama kelas, kemudian 24 bit berikutnya
menunjukan identitas alamat network, dan 10 bit berikutnya untuk host. Ada
ribuan angka network kelas B dan setiap kelas B dapat berisi ribuan host.
- Jika bit pertama
dari tiga bit alamat IP adalah 110, ini merupakan alamat IP kelas C. Tiga bit
pertama berupa alamat kelas. 21 bit berikutnya sebagai alamat network, dan
8 bit selanjutnya merupakan identitas host. Ada jutaan network kelas C,
dan didalam tiap kelas C ada 254 host.
Tampaknya seperti rumit,
tetapi karena adanya penulisan alamat IP memakai bilangan desimal (0-255), maka
keruwetan itu tidak terlihat. Secara sederhana bisa dilihat ketentuan pemisahan
kelas network seperti berikut ini ;
- Kurang dari 128
adalah alamat kelas A, byte pertama adalah bilangan network, tiga byte
berikutnya adalah alamat host.
- Dari 128 sampai 191
adalah alamat kelas B, dua byte pertama sebagai alamat network, dan dua
byte terakhir sebagai alamat host.
- Dari 192 sampai 223
adalah alamat kelas C, tiga byte pertama sebagai alamat network, dan byte
terakhir sebagai alamat host.
- Sebuah network
memiliki alamat IP 026.104.0.19. Ini bisa ditulis juga dg 26.104.0.19.
menjelaskan adanya host dengan alamat IP nomor 104.0.19 dalam network 26
yang termasuk kelas A.
- Alamat IP
128.66.12.1. menunjukan alamat IP host 12.1 didalam network nomor 128.66
yang termasuk kelas B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar